UKG (Uji Kompetensi Guru)

November 21, 2015

UKG (Uji Kompetensi Guru) secara hampir serentak dilaksanakan padatanggal 6- 27 November 2015. Ujian ini dilaksanakan berbasis komputer (UBK) atau CBT (Computer Based Test). Diselenggarakan di beberapa sentra sekolah yang memiliki kualitas jaringn komputer memadai.

UKG ini belakangan menjadi perbincangan baik di kalangan insan pendidikan maupun di luar kalangan, bahkan menjadi lebih heboh ketika tersebar isu-isu yang mengiringinya. Isu, bahwa hasil UKG akan menentukan kelanjutan tunjangan profesi guru (sertifikasi), jika hasilnya memadai dan memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), maka guru masih akan mendapatkan tunjangan profesi, begitu sebaliknya. Bahkan adanya isu, bahwa jika guru mendapatkan hasil rendah akan diberhentikan sebagai guru, dan isu-isu lainnya.

Terlepas dari berbagai sudut pandang, saya sebagai guru, tetap melihat sisi positif UKG ini (meskipun memiliki sudut pandang yang berbeda). Bersikap positif thinking adalah cara yang paling baik dalam menghadapi masalah, karena setidaknya, jika berpikir positif, kita akan sejenak berfikir, merenung dan tidak spontan, ceroboh dalam memberikan respon.

Saya pun, akhirnya mengikuti UKG pada hari Rabu, 18 November 2015 untuk Guru Matematika SMK. Alhamdulillah, saya mendapat tempat ujian di SMK Negeri 6 Jakarta (bilangan Blok M, Jakarta Selatan). Sesi ujian ada tiga, yakni Sesi I (pukul 07.30-10.00), Sesi II (pukul 10.30-13.00) dan Sesi III (pukul 13.30-16.00). Saya mendapat giliran sesi ke-2.

Secara umum, menurut saya, soal-soal yang dibuat berkualitas baik, untuk soal paedagogik maupun soal profesional. Semua soal paedagogik bukan soal teori “mentah” yang bersifat hafalan semata, akan tetapi soal yang terintegrasi langsung dalam pembelajaran sesuai bidang masing-masing, sehingga membutuhkan pemahaman.

Soal profesional, setidaknya pelajaran matematika SMK yang saya ikuti, juga menuntut pemahaman yang baik dan memadai. Hampir semua soal membutuhkan setidaknya dua tahapan pengerjaan.

Alhamdulillah, menjelang pukul 13.00 saya sudah selesai mengikuti tes. Saya beranjak pergi meninggalkan SMK Negeri 6 Jakarta Selatan dengan setumpuk renungan tentang hasil dan cermin kualitas diri sebagai guru matematika SMK. Ternyata, saya masih harus meningkatkan pemahaman saya tentang paedagogik dan kemampuan profesional saya sebagai guru matematika SMK.

Saya pribadi, akan terus berbenah terhadap kompetensi diri sebagai guru dengan melihat cerminan hasil UKG saya sendiri, meskipun saya sangat paham, bahwa kualitas dan kompetensi guru tidak bisa diukur hanya dari hasil UKG yang teoritis dan lebih dominan bernuansa kognitif, akan tetapi dari semua aspek, baik paedagogik yang nyata di kelas/ sekolah, juga sikap sosial dan kepribadian integral sebagai seorang guru.

Terlepas dari diskursus tentang tepat tidaknya UKG untuk mengukur kompetensi guru, tapi toh semuanya sedang berjalan dan akan segera berakhir di tahun 2015 ini. Hasilnya seperti apa, lalu pemerintah akan melakukan apa terhadap hasil UKG? waktu yang akan menjawabnya dan semoga pendidikan Indonesia menjadi lebih baik, aamiin…

 

Advertisements

Rencana Kurikulum Baru Pendidikan Kita

October 4, 2012

Berdasarkan informasi yang beredar di berbagai media massa, bahwa saat ini pemerintah  tengah mempersiapkan kurikulum baru yang diharapkan dapat rampung pada bulan Februari 2013

Kurikulum tampaknya masih terus berubah, sehingga terkadang ada komentar sinis “ganti menteri, ganti kurikulum”. Dari sisi positifnya, kurikulum memang harus berubah sesuai dengan sifatnya yang dinamis, apalagi menyangkut manusia yang selalu mengalami perubahan (mudah-mudahan memang demikian, bukan karena kita tidak memiliki arah yang jelas, bukan pula karena terus menerus trial and error).

Sebelum disahkan dan diaplikasikan, terlebih dahulu pemerintah akan melakukan uji publik terhadap rancangan kurikulum baru ini untuk memperoleh kritik dan masukan dari masyarakat. Kurikulum baru ini merupakan evaluasi dari seluruh mata pelajaran dan akan diterapkan pada semua jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

Dilihat dari konten,  kurikulum baru ini akan memangkas sejumlah mata pelajaran. Di tingkat Sekolah Dasar (SD)  jumlah mata pelajaran hanya empat yakni Bahasa Indonesia, PPKn, Matematika dan Agama, dengan tetap mengacu kepada  Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan. Terkait dengan mata pelajaran IPA dan IPS,  yang sempat diisukan akan ditiadakan,  kedua mata pelajaran ini  tetap akan diberikan kepada siswa  dalam bentuk yang  berbeda, terintegrasi dengan mata pelajaran lain (Khairil Anwar Notodiputro,  JPNN.com).

Sementara, untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak tujuh mata pelajaran dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 10 mata pelajaran. (Inilahjabar.com). 

Dilihat dari strategi, kurikulum baru ini akan menekankan pada model pembelajaran tematik yang mengarah pada pendidikan karakter. Dengan pendidikan bersifat tematik akan dapat mengembangkan tindak kompetensi penting, yakni perilaku, keterampilan, dan pengetahuan. Selain itu, melalui pendekatan tematik ini, diharapkan  dapat  memberikan ruang gerak bagi siswa untuk berekspresi seluas-luasnya dalam mengembangkan segenap potensi yang dimilikinya.

Menurut Musliar (AntaraNews.com): “Pendidikan karakter akan lebih banyak dipelajari siswa di tingkat sekolah dasar dimulai sejak dini, semakin tinggi jenjangnya, pelajaran terkait pendidikan karakter berkurang dan diganti dengan pelajaran keilmuan”.

Hal senada disampaikan oleh Prof. Kacung Marijan, MA, Staf ahli Mendikbud, bahwa: “Kurikulum pendidikan yang baru nanti akan mengubah mindset pendidikan yang bersifat akademik menjadi dua paradigma yakni akademik dan karakter, bahkan pendidikan karakter akan lebih banyak di tingkat pendidikan dasar atau TK dan SD, karena karakter itu merupakan pondasi pendidikan”. (Kompas.com)

Sumber:  http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2012/09/30/kurikulum-baru/#more-21985  (dengan beberapa editan).


Film 3 IDIOTS

June 2, 2011

Sudah lebih dari sekali film 3 IDIOTS diputar di sebuah statsiun TV, tetapi lagi-lagi tergoda untuk kembali menontonnya. Terakhir, film ini diputar di SCTV hari kamis siang, 02 Juni 2011. Baca Lengkap Read the rest of this entry »


Try Out UN 2011

February 9, 2011

Sebagian besar sekolah, beramai-ramai mengadakan uji coba atau try out untuk menghadapi ujian nasional (UN), termasuk ujian di tahun ini, 2011. Baca Lengkap Read the rest of this entry »


Ujian Praktik SMA/SMK

February 7, 2011

Di sebagian sekolah SLTA (SMA/SMK), mulai menyelenggarakan ujian praktik sebagai rangkaian pengambilan nilai untuk NUS (Niali Ujian Sekolah). Baca Lengkap Read the rest of this entry »


SMM ISO 9001:2008 di SMK 45 Jakarta

October 28, 2010

Sejak awal tahun ajaran baru (Juli 2010), Kepala SMK Negeri 45 Jakarta, Bpk P. Gendra Priyadi, SPd menekankan komitmennya untuk menerapkan SMM (Sistem Manajemen Mutu) ISO 9001:2008 di sekolah. Baca lengkap Read the rest of this entry »


Aktivitas Belajar Bulan Ramadhan

August 19, 2010

KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) selama bulan Ramadhan, hampir sebagian besar sekolah memberlakukan jam belajar yang sedikit dikurangi dari jam belajar seperti bulan selain Ramadhan. Ada yang mengurangi 5 menit atau 10 menit dari 45 menit jam belajar normal.  Baca Lengkap? Read the rest of this entry »