Silaturrahim ke Bang YAN, Singapore 2014

Saya punya sahabat yang sudah akrab sejak tahun 2006. Bang YAN nama panggilannya. Dia orang Melayu tinggal di Singapura, asli Singapura. Dia dan orang tuanya kala itu, berniaga dengan membuka restoran Melayu di bilangan Selegie Road, Singapore. Alhamdulillah, bermula dari saya sebagai konsumen di restorannya, sejak saat itu hingga kini masih sangat akrab bersahabat dengannya. Bahkan, jika saya tidak menelpon atau berkunjung ke Singapura, dia selalu menanyakan, bahkan seringkali meminta saya berkunjung kesana.

Alhamdulillah, sudah beberapa kali saya berkunjung ke kediamannya di wilayah Teck Whye Lane Apt, Singapore. Seringkali saya menginap di rumahnya. Sudah layaknya saudara kandung.

Bang YAN beristrikan gadis Melayu Singapura juga, Kak YATI panggilannya. Mereka dikaruniai dua orang anak, yang pertama putri, bernama WAHIDA dan yang kedua putra, bernama AKMAL.

Tahun 2014 kali ini, saya berkesempatan bersilaturrahim lagi ke rumahnya, dengan membawa serta keluarga saya, istri dan anak-anak semuanya, alhamdulillah…

Berangkat jumat pagi, 7 November 2014, kami berangkat terlebih dahulu ke Kuala Lumpur. Disana kami berkunjung ke beberapa tempat favorit, seperti: Menara Petronas, Masjid Raya, Petaling Street, China Town, Tanah Merdeka, dan lain-lain…

Sore harinya kami singgah dan menginap di sebuah hotel wilayah Johor Bahru, Malaysia. Hampir waktu  Isya kami baru sampai di hotel. Setelah istirahat sejenak dan shalat, kami sekeluarga berkeliling mengitari seputaran Johor Bahru. Santap malam di kedai Melayu, berkeliling di Mall yang ada, hingga cukup larut…

Pagi harinya kami segera menyebrang ke Singapura, tentu untuk bersilaturrahim dengan keluarga Bang Yan dan berkeliling menikmati beberapa tempat wisata di Singapura.

Hampir selalu, betatapun Bang Yan sibuk dengan usaha yang dijalankannya, dia selelu menyempatkan untuk mendampingi kami berkeliling Sinagpura, itulah kebiasaanya jika saya berkunjung…

Malam harinya, kami sekeluarga “dipaksa” bermalam di rumahnya, meskipun saya ingin menginap di hotel saja karena membawa banyak “pasukan”, hehe… Tapi, lagi-lagi, itulah tabiat baiknya Bang Yan, selalu meminta saya menginap di rumahnya…

Keesokan harinya, Ahad 9 November 2014, setelah puas berkeliling lanjutan di Singapura, kami kembali ke Jakarta dengan penerbangan Air Asia terakhir ke Jakarta.

Alhamdulillah, selalu manis kenangan bersama keluarga Bang Yan… Semoga Allah merahmatinya dan keluarga. Suatu saat nanti mereka ingin ke Bandung, tentu akan saya sambut dengan gembira, insya Allah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: