Belajar dari Malaysia

Saya mengamati Malaysia (terutama Kuala Lumpur) kesekian kalinya (terakhir Maret 2011), saya memang melihat kelebihan Malaysia dibanding negeri kita, meskipun sebenarnya belum terlalu banyak. Baca LengkapKelebihan yang bisa dilihat adalah dalam hal fokus pendidikan dan kendaraan massal.
Dalam hal pendidikan, mereka terlihat fokus untuk meningkatkan kualitas warganya dengan berbagai upaya. Biaya pendidikan diupayakan minimal bagi warganya. Dan, bagi yang melanjutkan ke perguruan tinggi, warganya diberikan kesempatan luas dengan pinjaman dari pemerintah yang dibayar setelah bekerja/berpenghasilan. Termasuk juga dalam hal ini beasiswa untuk warga negara dan non warga negara.
Di beberapa perguruan tinggi terlihat upaya fokusnya terhadap bidang tertentu, seperti sains, pendidikan, ilmu sosial, dll.
Dalam hal kendaraan massal, terlihat Malaysia membenahi kereta api. Dari sebutan dan jenisnya, mereka memiliki LRT (kereta api listrik), KTM (kereta api listrik, seperti LRT) dan MonoRail (kereta rel tunggal).
Mereka sudah mulai ketat, modern dan profesional mengelola kendaraan massal ini. Sehingga, meskipun di Kuala Lumpur masih rutin macet di berbagai ruas jalan, akan tetapi, ada jawaban transportasi yang relatif cepat dan bisa diprediksi lama waktunya.
Menurut saya, lagi-lagi saya amati, bahwa negeri kita ini tidak kalah potensi yang kita miliki, akan tetapi, entah apa yang membuat kita belum bisa lebih baik.
Banyak alasan yang menjadi apologi untuk keterpurukan kita. Entah sampai kapan???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: