Gagal

Pada setiap kali kita mengalami kegagalan, ketidaksesuaian dengan harapan atau ketidaknyamanan, yang paling “legal” kita lakukan adalah mengeluh, mencaci orang lain bahkan mencaci dan menyalahkan diri sendiri. Haruskah demikian?

Baca Lengkap ???
Bukan berarti kita tidak boleh kesal dan kecewa terhadap semua itu. Akan tetapi, hal yang patut kita renungkan adalah, apakah keinginan kita (disikapi orang lain) pada saat kitamelakukan kesalahan, kegagalan atau ketidaksempurnaan? Jika kita kita ingin dimaklumi dan dimaafkan, maka maklumilah orang lain dan maafkanlah. Ajaklah dan arahkan mereka menuju ke arah yang benar sesuai harapan. Beri kepercayaan, beri kesempatan dan bimbingan, karena pada dasarnya semua orang tidak ingin dirinya gagal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: