Prestasi Pendidikan Indonesia

(01 Mei 2009)
Subhanallah, luar biasa !!!
Indonesia lagi-lagi berhasil menorehkan tinta emas dalam ajang kompetisi pendidikan internasional, yakni:
Juara Umum pada International Conference of Young Scientist (ICYS) ke-16 di Pszczyna, Polandia, 24-28 April 2009.  BACA LENGKAP?
Akhirnya dan sebenarnya kita semua tahu dan menyadari, bahwa kualitas pendidikan dan SDM Indonesia tidak bisa dianggap enteng, padahal dengan sistem pendidikan yang masih begini adanya, bayangkan jika pendidikan dikelola dengan sistem dan fokus yang bagus, tentu jauh lebih hebat lagi, insya Allah.
Masalahnya sekarang adalah, apakah kita semua, termasuk pemegang kebijakan, benar-benar tulus untuk mengelola pendidikan ini dengan baik. Padahal kita juga tahu, bahwa dari pendidikanlah segala kebaikan dan kemajuan bermula.
Pendidikan baik, maka hampir bisa dipastikan masyarakat memiliki paradigma yang baik–apalagi jika dilandasi dengan agama yang baik, tentu akan lebih baik lagi. Paradigma yang baik akan mengarahkan bangsa ini menjadi mudah dan tahan berpikir mencari solusi atas masalah dinamis yang dihadapi. Dengan paradigma yang baik pula arah bangsa ini akan jelas, nyata dan terukur.
Selanjutnya adalah fokus kita semua, lagi-lagi terutama para pemegang kebijakan. Kita semua harus fokus terhadap pentingnya pendidikan. Dengan “gebrakan” ini, niscaya segala sesuatunya akan menjadi lebih mudah, bahkan saya begitu optimis, biaya pendidikan pun akan dapat teratasi hingga digratiskan untuk jenjang hingga SLTA. Hal ini sudah dibuktikan oleh PEMDA yang antusias dan fokus, seperti Bali dan Musi BanyuAsin (MUBA).
Setelah fokus kita benar-benar terarah dan seragam, maka langkah selanjutnya adalah penataan sistem pendidikan yang baik. Arah bangsa ditentukan untuk menuju kepada penghargaan pendidikan, –maaf, tidak seperti saat ini, yang di-blow up adalah hiburan, entertainment, amusement, pantaslah akibantya, anak-anak bangsa begitu getol mengikuti ajang “selebritis dadakan” daripada berkutat dengan buku-buku sekolah dan informasi lainnya.
Mereka pada bilang, “ngapain sekolah repot-repot, ga sekolah aja, yang penting bisa joget, goyang pinggul, suara bagus, bisa akting, udah bisa punya duit, banyak lagi. Mana tuh yang pada sekolah? emang mereka pada bisa jadi kaya? kalo jadi artis cepet kaya……”.
Inilah kondisi bangsa kita, gara-gara fokus yang salah ini, maka tak ayal lagi tayangan di televisi pun seperti yang kita lihat sekarang, lebih banyak hiburan, glamour, tahayul, dagelan/lawakan, ajang selebritis dadakan, dan sejenisnya. Pantaslah kalau akhirnya ada yang berseloroh, negeri ini negeri hiburan atau negeri dagelan???
Mari saudaraku, kita mulai dari diri kita sendiri, keluarga kita;
Kita mulai dari hal kecil tentang pendidikan;
Dan, kita mulai dari sekarang;
Jangan putus asa, kita pasti berubah, jika kita menghendakinya, amin.

2 Responses to Prestasi Pendidikan Indonesia

  1. julian says:

    that’s right!!

  2. Indismat mendukung seluruh upaya untuk meningkatkan prestasi pendidikan Indonesia. Silakan bergabung dengan http://www.indi-smart.com dan nikmatilah pelajaran online interaktif untuk pelajar Sd hingga SMA bersama 17500 sekolah di Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: