LELAH Menjadi Orang Tua?

Andai ku tak ingat, bahwa yang sesungguhnya menginginkan anak adalah aku, orang tua, karena tidak ada anak ingin punya orang tua, yang ada orang tua ingin punya anak;
Andai ku tak ingat bahwa aku selalu marah pada saat anakku tak sesuai keinginanku, yang berarti anakku harus seperti diriku, bahkan lebih baik dariku.
Andai ku tak ingat bahwa masa depan anakku aku yang mempertaruhkannya

Lalu, mengapa aku harus berkata LELAH mengurus anak-anakku? tapi tidak pernah lelah melakukan kesukaanku…
mengapa aku harus berkata TIDAK ADA WAKTU mengurus anak-anakku? tapi selalu ada waktu untuk keinginanku…
mengapa aku harus berkata BIARKAN saja mereka hidup semaunya, sesuai keinginannya, bukankah dia manusia juga yang punya hak untuk bebas…

Begitukah aku? Bagaimana dengan Anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: