AIR MATA SURGA

Aku memang tak aneh melihat orang menangis. Sebagian besar menangisi hidupnya yang semakin sulit, masa depan yang tidak menentu, merasa sudah mengambil langkah yang salah, dan lainnya.

Tapi, air mata wanita ini begitu berbeda. Ia menangis bukan karena nestapa. Ia menangisi dirinya yang kian hari merasa bahwa dirinya masih belum sempurna mengabdi kepada-Nya, belum sempurna mendampingi suaminya, belum sempurna mendidik dan merawat anak-anaknya, belum sempurna menjadi teladan bagi sesama.

Ya Allah, masih ada hambaMu yang merintih bermunajat untuk menjadi lebih baik. Kabulkanlah doanya, hapuslah duka laranya, jadikanlah ia wanita yang mulia, amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: