Sadar dan Memaklumi

Kadang…, kita menuntut dari orang yang bersama kita atau yang dalam “kekuasaan” kita untuk berbuat yang terbaik–sesuai mau kita–, dan kita kecewa (bahkan marah) pada saat mereka tidak sesuai dengan tuntutan kita.
Tapi…, pernahkah kita berpikir tentang diri kita sendiri?
Berapa banyak kita mengecewakan orang lain? berapa banyak diri kita yang tidak sesuai dengan keinginan orang lain?
Pada saat kita salah atau mengecewakan orang lain, maunya kita pasti ingin dimaklumi, dimaafkan  dan diberi waktu.
Lalu, bagaimana dengan orang lain kepada kita? pasti mereka juga ingin diperlakukan seperti kita ingin diperlakukan………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: