Sekolah di DKI Jakarta, Masuk Pukul 06.30

Sejak Senin, 05 Januari 2009 lalu, sekolah-sekolah di DKI Jakarta diinstruksikan untuk masuk 30 menit lebih awal, yaklni pukul 06.30 wib.
Cara ini dipercaya dapat mengurai, bahkan mengurangi kemacetan di DKI Jakarta, yang kian hari kian menjadi-jadi. Betapa tidak, ruas jalan yang berjarak 15 km saja harus ditempuh dengan kendaraan roda empat selama hampir 2 jam dan 45 menit jika menggunakan sepeda motor.
Padahal, jika tidak macet, hanya ditempuh dalam waktu sekitar 15-20 menit saja.
Lebih dari itu, konon program ini akan menjadikan pembelajaran berharga bagi siswa, guru dan semua komponen bangsa untuk bangun dan menyongsong hari lebih awal, lebih segar dan lebih sehat tentunya, semoga.
Alhamdulillah…,
Program masuk sekolah 06.30 ini mulai dan terus berjalan.
Di hari pertama, mungkin karena belum terbiasa, akhirnya banyak yang agak panik,
akhirnya crowded terjadi dimana-mana.
Hari kedua hingga hari keempat, rupanya sebagian besar sudah mulai terbiasa,
tak lagi panik.
Tapi, efektifkah program ini? Benarkah dapat mengurangi kemacetan yang diharapkan?
Jujur…, saya dan sebagian kita sebenarnya sangat senang dan mendukung dengan program ini. Bahwa diharapkan menjadi pembelajaran untuk semangat dan mobilitas, ya!
Bahwa diharapkan menjadi peningkatan kualitas pendidikan bangsa, ya juga!
Akan tetapi, kalau untuk menjadi solusi pengurang kemacetan? rasanya, belum tentu!
Analisis sederhananya, pada waktu siswa sedang libur sekolah, apakah Jakarta sepenuhnya tidak macet? ternyata sama saja, tidak banyak bedanya. Jadi, sebenarnya siswa sekolah bukan penyumbang terbesar dalam kemacetan.
Bahwa penyumbang kemacetan, ya! tetapi bukan terbesar.
Dan… sekarang pun, setelah program ini dilaksanakan. Sebagian ada yang mengatakan, jalan menjadi relatif lebih lancar.
Memang benar, tetapi yang sesungguhnya terjadi bukan berkurangnya kemacetan, tetapi terurainya kemacetan. Kemacetan yang biasanya terjadi di interval waktu tertentu, sekarang menjadi terpecah ke pagi hari.
Bayangkan, lalu lintas pagi sebelum pukul 05.30, yang biasanya (sebelum program ini), untuk jarak 15 km hanya ditempuh dalam waktu 15 menit, sekarang…???
Pada pukul 05.15 kita sudah bermacet ria, akhirnya jarak 15 km pun harus kita tempuh hampir dua jam dengan mobil, atau lebih dari 45 menit dengan sepeda motor. Tak ubahnya jika kita menempuhnya di jam-jam macet sebelum program ini.
Yah, sudahlah, sementara inilah yang harus kita jalani, mau dikata apa lagi?
Kita hanya harus banyak bersabar dengan semua situasi ini, walaupun tidak banyak yang belajar???
Mudah-mudahan bisa lebih baik, semoga……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: