HIV/Aids


Kemarin, tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari HIV/Aids sedunia. Sebagian orang memperingatinya dengan berbagai cara. Ada yang dengan kampanye simpatik, ada yang melakukannya dengan pawai, ada juga dengan lomba. Entah, apakah mereka semua tahu makna hakiki yang mereka peringati dan harapkan, ataukah hanya ikut-ikutan saja.
Terlepas dari semua itu, memang kita menjadi serba salah dengan masalah HIV/Aids yang sudah melanda bangsa (utamanya remaja) kita, yang konon, kata orang pinter, jumlahnya bagaikan gunung es, banyak tetapi hanya sedikit yang terlihat di permukaan.
Betapa tidak serba salah, satu sisi, jika kita melihat para penderitanya, apalagi yang tertulari tanpa dosa, mereka semua adalah manusia yang juga ingin mendapat perlakuan yang sama dengan orang lain, tapi justru mereka dijauhi, padahal mereka juga tak pernah menginginkan penyakit yang “mengerikan” itu.
Tapi, di sisi lain, mereka yang melihat, begitu kerasnya mencibir dan menolak, karena hampir semua penyebab penularan adalah melalui jalan yang pada umumnya “buruk” seperti hubungan sex (dengan selain istri; zina), jarum suntik yang pada umumnya digunakan oleh pengguna narkoba dan media lainnya.
Lalu, jalan tengah terbaik seperti apa yang dapat kita lakukan? Agar saudara-saudara kita yang terkena juga semestinya kita perlakukan dengan tepat, dan orang lain pun kita sikapi dengan tepat pula.
Terserah kepada nurani kita sendiri …….???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: